1.Pengertian Sistem
Pengertian sistem tergantung pada latar belakang cara pandang orang yang mencoba mendefinisikannya.
Menurut hukum, sistem dipandang dari kumpulan aturan-aturan yang membatasi, baik oleh kapasitas sistem itu sendiri maupun lingkungan di mana sistem itu berada, untuk menjamin keserasian dan keadilan.
Menurut rekayasa, sistem dipandang sebagai proses masukan (input) yang ditransformasikan menjadi keluaran (output) tertentu.
Menurut awam, sistem dipandang sebagai cara atau metode untuk mencapai suatu tujuan.
Singkatnya, sistem adalah kumpulan obyek-obyek yang saling berinteraksi dan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu dalam lingkungan yang kompleks.
2.Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna untuk membuat keputusan. Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan).
3. Pengertian Manajemen
Manajemen adalah sebuah proses perencanaan ,pengorganisasian,pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya yang ada untuk mencapai target (goals) dengan efektif dan efisien.
4. Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian Sub-sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.
contoh yang saya dapatkan di tempat saya magang yaitu departemen accounting and finance PT. Xacti Indonesia adalah tentang penggunaan sistem informasi dalam penggunaan dana petty cash (kas kecil). karena kas kecil ini termasuk daily transaction maka staff akunting yang di beri wewenang untuk mencatat pengeluaran,pemasukan,dan pengisian ulang dana kas kecil ini mempunyai kewajiban untuk mencatat setiap transaksi harian kas kecil yang nantinya informasi ini akan dikoreksi atau diperiksa kembali oleh manajer akuntansi guna mengetahui benar atau salahnya informasi yang dibuat, tepat atau tidaknya dana yang dikeluarkan yang nantinya informasi ini juga digunakan perusahaan sebagai bahan acuan pengambilan keputusan dalam menggunakan dana kas kecil untuk perusahaan.
sumber :
-TEORI SISTEM SUATU PERSPEKTIF TEKNIK INDUSTRI, Togar M. Simatupang, Penerbit ANDI OFFSET YOGYAKARTA.
-http://www.sarjanaku.com/2012/11/pengertian-informasi-menurut-para-ahli.html
-http://hasbiashshiddiqyhasanbassis.blogspot.com/2014/01/pengertian-manajemen-menurut-para-ahli.html
-http://handikadwipratama.blogspot.com/2012/12/definisi-sistem-sistem-informasi-dan.html
Senin, 13 Oktober 2014
Selasa, 03 Juni 2014
SOAL UTS KEWIRAUSAHAAN
Jawab :
Pandangan Ahli Ekonomi
Menurut ahli ekonomi, wirausaha adalah orang yang mengkombinasikan factor-faktor produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, material, dan peralatan lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Wirausaha juga merupakan orang yang memperkenalkan perubahan-perubahan, inovasi dan perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisasikan factor-faktor produksi, sumber daya alam, tenaga, modal dan keahlian untuk tujuan memproduksi barang dan jasa.
Ø Pandangan Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja, keterampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis dan orgasisasi usaha baru (Marzuki Usman, 1997:3). Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi motivasi, visi, komunikasi, optimism, dorongan, semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang usaha.
Ø Pandangan Pelaku Bisnis
Menurut Scarborough dan Zimmerer (1993 : 35), wirausaha adalah orang yang menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian dengan maksud untuk memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut.
Menurut Dun Steinhoff dan John F. Burgess (1993 : 35), pengusaha adalah orang yang mengorganisasikan, mengelola dan berani menanggung resiko sebuah usaha atau perusahaan. Sedang wirausaha adalah orang yang menanggung resiko keuangan, material, dan sumber daya manusia, cara menciptakan konsep usaha yang baru atau peluang dalam perusahaan yang sudah ada.
Dalam konteks bisnis menurut Sri Edi Swasono (1978 : 38), wirausaha adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausaha. Wirausaha adalah pelopor dalam bisnis, innovator, penanggung resiko yang mempunyai visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam prestasi di bidang usaha.
Sabtu, 31 Mei 2014
Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian
Bagaimana anda survive ? Digaji dengan angka tertentu,
padahal bisa bekerja lebih baik dan lebih bernilai. Ataukah, membangun usaha di
mana anda sendirilah yang mengukur berapa yang harus anda raih untuk usaha anda.
Untuk kita mahasiswa yang masih belum merasakan dunia kerja,
bukan hal yang salah apabila kita mengharapkan kerjaan dengan gaji yang tinggi
setiap bulan. Dalam bayangan kita mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi akan
menjamin kehidupan kita sampai tua nanti, akan tetapi apakah kita pernah
merenung tentang berapa uang yang bisa kita sisihkan setiap bulannya untuk
liburan bersama keluarga kita atau berapa uang yang bisa kita tabung setiap
tahunnya untuk pendidikan anak kita nanti? cobalah untuk berwirausaha, karena
dengan berwirausaha kita akan mampu menciptakan kebebasan. Kebebasan apa saja
yang akan kita dapatkan saat sudah berhasil menjadi wirausaha yang sukses ? ini
dia jawabannya :
1.
Kebebasan Finansial
Dengan menjadi wirausaha yang sukses bukan
tidak mungkin jika kita mempunyai omset yang mencapai angka jutaan,ratusan juta
atau bahkan miliaran dalam setiap bulannya. Dengan omset yang tinggi itu kita
lebih mempunyai kemampuan tinggi dalam mencukupi kebutuhan kita dan keluarga
kita nantinya. Kita bisa mempunyai rumah idaman, kendaraan pribadi dan tabungan
untuk hari tua. Secara otomatis kita menciptakan kebebasan finansial bagi diri
kita dan keluarga kita.
2.
Kebebasan Waktu
Seperti yang kita ketahui dengan
berwirausaha kita dapat mempunyai banyak waktu untuk keluarga tanpa bergantung pada jam kerja .
Saya akan memberikan contoh pengusaha yang mempunyai usaha
dalam negeri.
LIEM SIOE LIONG (SOEDONO SALIM)
Membangun Kerajaan
Dagang Dunia
Liem Sioe Liong
yang mulai mengenal Indonesia pada usia 20 tahun, lebih kurang 45 tahun lalu,
mengatakan, “Anda harus dilahirkan di tempat dan waktu yang benar.” Dan,
Anthony Salim, putranya yang bernama kelahiran Liem Fung Seng, ikut berkomentar
kepada majalah yang sama. “Jika anda ingin menangkap seekor ikan, pertama-tama
anda harus membeli umpan.”
Kalimat pendek
yang cenderung merupakan ungkapan dalam sastra Indonesia itu, sebenarnya
gambaran prinsip mereka berdagang di Indonesia sampai merembes ke kancah
Internasional. Dengan grup yang ia pimpin, Soedono Liem Salim memulai usahanya
bersama kakaknya Liem Sioe Hie dengan membantu paman mereka berdagang minyak
kacang di Kudus-Jawa Tengah. Anak kedua dari tiga bersaudara ini bisa menggaji
25 ribu tenaga kerja. Dari Eksekutif Senior sampai sopir truk yang jumlahnya
tak kurang dari 3000 armada termasuk pengangkut semen perusahaan Liem Cs.
Terkaya di Indonesia , memiliki 40
perusahaan , liem sioe liong dengan para kamradya menghasilkan omset bsnis tak
kurang dari U$$ 1 milyar setahun. Konon kekayaan pribadi liem sendiri,ada yang
menyebut , sekitar U$$ 1,9 miliar = RP 1,2 triliun .
Di kalangan pedagang tionghoa Indonesia terkenal dengan sebutan “liem
botak “. Sejarah Liem Sioe Liong (60 tahun) dimulai di sebuah pelabuhan kecil
Fukien di bilangan Selatan Benua Tiongkok. Disanalah ia dilahirkan pada tahun
1918. Kakaknya yang tertua Liem Sioe Hie, kini berusia 77 tahun. Sejak tahun
1922 telah lebih dulu beremigrasi ke Indonesia, yang waktu itu masih jajahan
Belanda, kerja Di sebuah perusahaan pamannya di kota Kudus. Ditengah
hiruk-pikuknya usaha ekspansi Jepang, ke Pasifik, dibarengi dengan dongeng
harta karun kerajaan-kerajaan Eropa di Asia Tenggara, maka pada tahun 1939,
Liem Sioe Liong mengikuti jejak abangnya yang tertua. Dari Fukien, ia berangkat
ke Amoy, tempat bersandar sebuah kapaldagang Belanda yang membawanya
menyeberangi laut Tiongkok. Sebulan kemudian, ia sampai di Indonesia. Sejak
dulu, kota Kudus sudah terkenal sebagai pusat pabrik rokok kretek, yang sangat
banyak membutuhkanbahan baku tembakau dan cengkih. Dan sejak zaman revolusi
Liem Sioe Liong sudah terlatih menjadi supplier cengkeh, dengan jalan
menyelundupkan bahan baku tersebut dari Maluku, Sumatera, Sulawesi Utara
melalui Singapura untuk kemudian melalui jalur-jalur khusus penyelundupan
menuju Kudus. Sehingga tidak heran dagang cengkih merupakan salah satu pilar
utama bisnis Liem Sioe Liong pertama kali, disamping sektor tekstil. Dulu ia
juga banyak mengimpor produksi pabrik tekstil murahan dari Shanghai.
Untuk melicinkan semua usahanya di bidang
keuangan, Liem Sioe Liong punya beberapa buah bank seperti Bank Windu Kencana
dan Bank Central Asia. Di tahun 1970-an Bank Central Asia ini telah tumbuh
menjadi bank swasta kedua terbesar di Indonesia dengan total aset sebesar US$
99 juta.
Salah satu peluang besar yang diperoleh
Liem Sioe Liong dari Pemerintah Indonesia adalah dengan didirikannya PT
Bogasari pada bulan Mei 1969 yang memonopoli suplai tepung terigu untuk
Indonesia bagian Barat, yang meliputi sekitar 2/3 penduduk Indonesia, di samping
PT Prima untuk Indonesia bagian Timur. Hampir di setiap perusahaan Liem Sioe
Liong, ia berkongsi dengan Djuhar Sutanto alias Lin Wen Chiang yang juga
seorang Tionghoa asal Fukien.
Bogasari sebuah perusahaan swasta yang
paling unik di Indonesia. Barangkali hanya Bogasarilah yang diberikan fasilitas
pelabuhan sendiri oleh pemerintah. Kapal-kapal raksasa dalam hubungan
perteriguan bisa langsung merapat ke pabrik.
Begitu perkasanya Liem Sioe Liong di
bidang perekonomian Indonesia dewasa ini, mungkin menjadi titik tolak majalah
Insight, Asia`s Business Monthly terbitan Hongkong dalam penerbitan bulan Mei
tahun ini, menampilkan lukisan karikaturnya berpakaian gaya Napoleon Bonaparte.
Dadanya penuh ditempeli lencana-lencana perusahaannya. Perusahaan holding
company-nya bernama PT Salim Economic Development Corporation punya berbagai
macam kegiatan yang dibagi-bagi atas berbagai jenis divisi; masing-masing
adalah: (!) divisi perdagangan, (2) divisi industry, (3) divisi bank dan
asuransi, (4) divisi pengembangan (yang bergerak di bidang hasil hutan dan
konsesi hutan), (5) divisi properti yang bergerak di bidang real estate,
perhotelan, dan pemborong, (6) divisi perdagangan eceran dan (7) divisi joint
venture. Setiap divisi membawahi beberapa anak perusahaan raksasa, berbentuk
perseroan-perseroan terbatas.
Berbagai kemungkinan untuk lebih
mengembangkan lajunya perusahaan sekalipun tidak akan meningkatkan permodalan,
seperti go-public di pasar saham Jakarta, dilangsungkan group Soedono Liem
Salim dengan gencar. Halangan maupun isu bisnis yang mengancam perusahaannya,
tampak tak membuat Liem cemas. Seperti katanya kepada Review, “Jika anda hanya
mendengarkan apa yang dikatakan orang, anda akan gila. Anda harus melakukan apa
yang anda yakini.” Bermodal kalimat pendeknya itu pulalah mengantar Liem Sioe
Liong muda di Kudus yang juga terkenal sebagai Lin Shao Liang menjadi Soedono
Salim si Raja Dagang Indonesia.
Berikut ini adalah beberapa logo
perusahaan yang didirikan loeh Soedono Salim:
Demikian kisah inspiratif yang
kami ulas pada kesempatan kali ini. Semoga dapat menjadi motivasi bagi anda
yang ingin menjadi pengusaha.
Rabu, 30 April 2014
UKM MAHADIKA
COMPANY PROFILE
TRAINING
& CONSULTING
Nama Kelompok :
- Ilham Maulana
- Dito Haryo Yudanto
- Gema Wisnuwardhana
- Indrako Simidjaya
- Nabil Hassan
- Rafli Tri Suhendar
Nama
Perusahaan
|
PT. Mahadika Artamedia
|
Legal
Hukum
|
Akta Pendirian No. 87 Tahun
2007
(Notaris Inggrid Lannywaty, SH Jakarta)
Pengesahan Kehakiman nomor : C-00186HT.01.01.TH.2007
|
Alamat
Kantor
|
Jl. Jahe No.18 Depok Utara
Telp : -
|
No. SIUP
|
0284/1.824.51
|
NPWP
|
02.623.639.8-061.000
|
MANAJEMEN MAHADIKA ARTAMEDIA:
KOMISARIS :
Ir. Riyanto Susilo, Msi
DIREKSI :
Drs. Didik Sudarsono (Direktur
Utama)
Drs. Moh. Adjie Hadipriawan (Direktur)
DEVINISI KEWIRAUSAHAAN:
Kewirausahaan (inggris: Entrepreneurship) atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.
VISI DAN MISI PERUSAHAAN
VISI
Menjadi
lembaga konsultasi pendidikan dan pelatihan terkemuka di dalam pembentukan
sumberdaya insani/manusia unggulan.
MISI
1.
Mengantarkan pemahaman
diri dan kekuatan iman dalam pembentukan insan berkualitas.
2.
Membekali insan-insan
terlatih untuk mampu mengelola pribadinya secara berkualitas.
3.
Membekali
pribadi-pribadi terlatih yang mampu memahami eksistensi dirinya sehingga
menjadi pribadi-pribadi unggul yang kreatif, inovatif dan tangguh.
4.
Memotivasi insan-insan
terlatih untuk menerapkan kualitas dirinya dalam berbagai bentuk pengelolaan
usaha secara kompetitif.
5.
Menjadikan rasa syukur
sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas insani secara istiqamah.
LATAR BELAKANG
Pemahaman dan penggalian potensi diri merupakan modal dasar untuk menjadi insan yang berkualitas. Disisi lain tuntutan pasar sudah menjadi kebutuhan mutlak untuk mampu berkompetisi diajang global. Perkembangan global membutuhkan sumberdaya insani (SDI) yang tidak hanya mau bekerja keras, tetapi diperlukan SDI yang kreatif, inovatif, bersemangat baja, tanpa melupakan jati dirinya sebagai insani ciptaan Ilahi Robbi.
Berangkat dari latar belakang ini, Mahadika Artamedia memberikan solusi pendidikan dan pelatihan sumberdaya insani yang berkualitas. Mahadika Artamedia didirikan oleh pribadi-pribadi yang menaruh perhatian besar pada pembentukan insan berkualitas. Pribadi-pribadi ini berbekal pemahaman yang luas akan pentingnya pendidikan dan pelatihan sumberdaya insani. Hal ini diwujudkan dalam rangkaian penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan diberbagai intitusi di Tanah Air.
PRODUK DAN LAYANAN
Mahadiaka Artamedia menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan sumberdaya insani dengan didukung oleh materi pendidikan, pengajar, sarana dan prasarana yang teruji. Produk-produk pendidikan dan pelatihan dapat diselenggarakan dalam bentuk publik class atau pun in-house training dan outbond.
Berikut
ini adalah rangkaian pendidikan dan pelatihan yang ditawarkan oleh Mahadika
Artamedia:
1.
AST (Achievement Spiritual
Training).
2.
Work Culture Development
Program.
3.
Character Building.
4.
Excellence Service.
5.
Excellence Worker.
6.
Supervisory Skill.
7.
Keuangan Syariah.
8.
Membangun Rumah Tangga
Cinta.
9.
Character Building for
Children.
10.
Teacher Development
Program.
11.
ISO 9001:2000 dan
14.000.
12.
Pelatihan Bahasa
Inggris
Adapun
layanan yang disediakan oleh Mahadika Artamedia diantaranya:
1.
Konsultasi.
2.
Event Organizer.
Pihak yang bersangkutan hanya memberi tahu nominal omset / bulan sebesar Rp.15.000.000 dan tidak mengizinkan laporan keuangannya dipublikasikan.
TIM & TENAGA AHLI MAHADIKA ARTAMEDIA
Tim Training
v Ir. Riyanto
Susilo, Msi.
v L.Y.
Firmansyah Putra
v Muh. Hilal
Tri Anwari
v Drs. Didik Sudarsono
v Moh. Adjie Hadipriawan
Selasa, 04 Februari 2014
ERD - PERPUSTAKAAN
Definisi ERD :
Entitiy Relationship Diagram atau
lebih dikenal dengan (ERD) merupakan salah satu metode pemodelan basis data
yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model semantik
sistem. Dimana sistem seringkali memiliki sistem data relasional, dan
ketentuannya bersifat Top-Down.
Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.
Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.
·
Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan
Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu
mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki
perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku,
judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa
pengarang.
·
Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di
atas, dengan menggambar ERDnya.
Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan, bahawa seorang mahasiswa dapat meminjam buku, jika dia menjadi atau terdaftar sebagai anggota perpustakaan fakultas.
A. Menentukan Entitas, Atribute dan Relasi
1.
Entitas : Merupakan
individu yang dapat mewakili sesuatu yang nyata yang dapat digambarkan oleh
data. disini entitas dari kasus diatas adalah : 1. Mahasiswa, 2. KAP (kartu
anggota perpustakaan) 3. Buku Pinjam
2.
Atribute : Merupakan
pendeskripsian karakteristik dari entitas. Disini Atribute dari kasus diatas
terdiri dari : Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit
dan Tahun terbit.
3.
Relasi : Relasi
merupakan penghubung dari Entitas yang berkaitan. dan hubungan antar entitas
dengan relasi terbentuk dalam garis. disini relasi dari kasus diatas adalah :
1. Membuat, 2. Menyajikan.
B.
Mengetahui Bentuk Notasi ERD
C.
Pembuatan ERD Peminjaman Buku Perpustakaan
Gamabr diatas menggambarkan ERD dari peminjaman Buku Perpustakaan
Contoh
kasus
Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku.
Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat perlu buku
sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap
peminjaman akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin
mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
Dan Mahasiswa
kadang-kadang terlambat mengembalikan buku, sehingga dikenakan denda. Besarnya
denda adalah Rp 500,- per hari keterlambatan. Mahasiswa dianggap terlambat jika
mengembalikan buku lebih lama dari 1 minggu.
Selasa, 05 November 2013
Lingkungan Basis Data
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Basis data terdiri dari dua kata
yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas
atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu
objek seperti kaset ( lagu, penyanyi, pencipta dan lain-lain ) atau kendaraan
(mobil, motor, bus, dan lain-lain). Basis data dan lemari kaset memiliki
prinsip kerja dan tujuan yang sama, yaitu pengaturan, kemudahan dan kecepatan
dalam pengambilan suatu objek.
Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan dalam ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan didalam suatu basis data atau tempat penyimpanan data tau file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanannya. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan-perbedaan lainnya seperti jenis metode / cara yang digunakan dalam upaya penyimpanan atau jumlah yang akan disimpan.
Sebuah basis data dapat dipandang sebagai suatu jenis filing cabinet elektronik yang disebut juga sebuah tempat penyimpanan untuk files data yang terkomputerisasi.
Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan dalam ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan didalam suatu basis data atau tempat penyimpanan data tau file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanannya. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan-perbedaan lainnya seperti jenis metode / cara yang digunakan dalam upaya penyimpanan atau jumlah yang akan disimpan.
Sebuah basis data dapat dipandang sebagai suatu jenis filing cabinet elektronik yang disebut juga sebuah tempat penyimpanan untuk files data yang terkomputerisasi.
PEMBAHASAN
Sistem berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi,materi atau energi
untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk
menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang
saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item
penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan
dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan
sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu
rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam
percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini
digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya
menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah
sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
SISTEM DATABASE adalah suatu
sistem penyusunan dan pengelolaan record-record
dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta
memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu
menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.
dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta
memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan, sehingga mampu
menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.
1. Perangkat Keras (Hardware)
2. Sistem Operasi (Operating System)
3. Basis Data (Database)
4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS)
5. Pemakai (User)
6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional)[2]
2. Sistem Operasi (Operating System)
3. Basis Data (Database)
4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Bisnis Data (DBMS)
5. Pemakai (User)
6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional)[2]
Komponen Utama Database
Untuk membuat suatu database kalian harus mengetahui komponen-komponen apa saja yang diperlukan dalam membuat database.
Untuk itu saya akan memberitahu komponen-komponen dasar apa saja yang dibutuhkan dalam membuat database.
Perangkat Keras ( Hardware )
Perangkat keras yang dibuthkan dalam pengolaan database berupa komputer beserta kelengkapannya seperti monitor, memory, keyboard, mouse dan lain-lain.
Data
Komponen yang akan diolah sehingga bernilai informasi dan dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan.
Perangkat Lunak ( Sotware )
Aplikasi yang digunakan untuk mengelola database misalnya Visual Basic.
Pengguna ( User )
Pengguna atau user ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
1. Database Manager
Modul program menyediakan antar muka ( Interves ) antara penyimpanan data
tingkat rendah dalam databasedengan program aplikasi dan query yang diajukan
system database.
2. Database administrator ( DBA )
2. Database administrator ( DBA )
Orang yang mempunyai kekuasaan sebagai pusat pengontrol terhadap seluruh
system baik data maupun program yang mengakses data.
3. Database User
3. Database User
Pemakai database berdasarkan cara berinteraksi terhadap system.
database user ini juga dibagi menjadi beberapa macam yaitu:
* Programer Aplikasi
database user ini juga dibagi menjadi beberapa macam yaitu:
* Programer Aplikasi
Seorang prefesional computer yang berinteraksi terhadap system
Database dengan penulis program dan menggunakan Data Manipulation Language (
DML ) yang dibuat bahasa pemrograman seperti , bahasa c, pascal cobol, dll.
Program – program yang dibuatnya disebut dengan program aplikasi.
* User Mahir
* User Mahir
Pemakai yang berinteraksi terhadap system database menggunakan
fasilitas query yang telah disediakan oleh DBMS dan telah mahir
mengggunakannya.
* User Umum
* User Umum
Pemakai yang tidak berpengalaman, berinteraksi dengan system database tanpa
menulis program dan query, tetapi hanya menjalankan program- program aplikasi yang
dibuat oleh Programer Aplikasi.
* User Khusus
* User Khusus
Pemakai yang menulis aplikasi data secara traditional, tetapi untuk keperluan
khusus, seperti untuk aplikasi Artificial Intelegen, system pakar, pengolahan
dll.
Ada 3 tingkat dalam arsitektur basis data yang bertujuan membedakan cara
pandang pemakai terhadap basis data dan cara pembuatan basis data secara fisik.
Tingkatan
arsitektur basis data,yaitu :
- Tingkat Eksternal (External Level)
- Tingkat Konseptual (Conseptual Level)
- Tingkat Internal (Internal Level)
Contoh : sebuah file Pegawai yang akan didefinisikan
- Tingkat Eksternal (External Level)
Cobol
01 PEG_REC.
02 PEG_NO PIC X(6).
02 DEPT_NO PIC X(4).
02 GAJI PIC 9(6).
- Tingkat Konseptual (Conceptual Level)
PEGAWAI
NOMOR_PEGAWAI CHARACTER 6
NOMOR_DEPT CHARACTER 4
GAJI NUMERIC 6
- Tingkat Internal (Internal Level)
FILE_PEGAWAI LENGTH = 22
PREFIX TYPE = BYTE (6),
OFFSET = 0
EMP# TYPE = BYTE (6),
OFFSET = 6, INDEX = EMPX
DEPT# TYPE = BYTE (4),
OFFSET = 12
PAY TYPE = FULLWORD, OFFSET = 16
Tujuan utama dari 3 tingkat arsitektur adalah memelihara kemandirian
data (data independence) yang berarti perubahan yang terjadi pada tingkat yang
lebih rendah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi.
Ada 2 jenis data independence, yaitu
1. Physical Data Independence
2. Logical Data Independence
Prinsip Data
independence adalah salah satu hal yang harus diterapkan di dalam pengelolaan
sistem basis data dengan alasan-alasan sbb :
1. DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi basis
data tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
2. Pabrik / agen peralatan / software pengolahan data dapat memperkenalkan
produk-produk baru tanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
3. Untuk memindahkan perkembangan program-program aplikasi .
4. Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi keamanan dan
integritas data dengan memperhatikan perubahan-perubahan kebutuhan pengguna.
DBMS (Database Management systems) adalah kumpulan program yang
mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan basis data. Dengan adanya
berbagai tingkatan pandangan dalam suatu basis data maka untuk mengakomodasikan
masing-masing pengguna dalam piranti lunak manajemen basis data biasanya
terdapat bahasa-bahasa tertentu yang disebut Data Sub language.
Data sub language adalah subset bahasa yang dipakai untuk operasi
manajemen basis data. Dalam penggunaan biasanya dapat ditempelkan (embedded)
pada bahasa tuan rumah (Cobol, PL/1, dsb). Secara umum maka setiap pengguna
basis data memerlukan bahasa yang dipakai sesuai tugas dan fungsinya.
Dalam basis data secara umum dikenal 2 data sub
language, yaitu:
1. Data Definition Language (DDL)
2. Data Manipulation Language (DML)
Ada 2 jenis DML,yaitu :
1. Procedural DML
2. Non Procedural
Programmer aplikasi menggunakan bahasa-bahasa seperti
Cobol, Informix, dll (host language) yang ditempelkan dengan bahasa yang
dipakai dalam DBMS. Pemakai terminal menggunakan bahasa Query (misal SQL) atau
menggunakan program aplikasi (yang dirancang oleh programmer). Sedangkan DBA
lebih banyak menggunakan bahasa DDL dan DML yang tersedia dalam DBMS.
- Model Data
Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan
data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dala suatu organisasi.
Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data
tersebut mudah dipahami.
Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan
model data berbasis objek atau model data berbasis record.
1. Model Data Berbasis Objek
Model data berbasis objek
menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Beberapa jenis
model data berbasis objek yang umum adalah :
- entity-relationship
- semantic
- functional
- object-oriented
2. Model Data Berbasis Record
Pada model data berbasis
record, basis data terdiri dari sejumlah
record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya. Ada 3 macam
jenis model data berbasis record yaitu :
- Model data
relasional (relational)
- Model data
hierarkhi (hierarchical)
- Model data
jaringan (network)
Model data jaringan dikenal sebagai STRUKTUR PLEX
.
Layanan-layanan
yang sebaiknya disediakan oleh database management system adalah :
1. Penyimpanan,
pengambilan dan perubahan data
2. Katalog yang
dapat diakses pemakai
3.
Mendukung Transaksi
4.
Melayani kontrol concurrency
5.
Melayani recovery
6. Melayani
autorisasi
7. Mendukung
komunikasi data
8. Melayani
integrity
9. Melayani data
independence
10. Melayani
utility
Penjelasan
1. Query Processsor
Komponen yang merubah bentuk query ke dalam instruksi tingkat
rendah ke database manager .
2. Database Manager
Database manager menerima query dan menguji skema eksternal
dan konseptual untuk menentukan apakah record-record dibutuhkan untuk memenuhi
permintaan. Kemudian DM memanggil file manager untuk menyelesaikan permintaan .
3. File Manager
Memanipulasi penyimpanan file dan mengatur alokasi
ruang penyimpanan pada disk.
4. DML Preprocessor
Modul yang merubah perintah DML embedded ke dalam Program aplikasi
dalam bentuk fungsi-fungsi yang memanggil dalam host language.
5. DDL Compiler
Merubah perintah DDL menjadi kumpulan tabel yang
berisi metadata.
6. Dictionary Manager
Mengatur akses dan memelihara data dictionary. Data dictionary
diakses oleh komponen DBMS yang lain.
Komponen software utama database manager adalah :
1. Authorization Control
Modul yang memeriksa apakah pemakai mempunyai wewenang
untuk menyelesaikan operasi .
2. Command Processor
Memeriksa apakah pemakai mempunyai wewenang untuk
menyelesaikan operasi .
3. Integrity Checker
Untuk semua operasi yang merubah basis data, integrity
checker memeriksa operasi yang diminta memerlukan batasan integritas.
4. Query Optimizer
Modul ini menentukan strategi yang optimal untuk eksekusi
query.
5. Transaction Manager
Modul ini mengerjakan proses-proses yang dibutuhkan
operasi yang diterima transaksi
6. Scheduler
Modul ini bertanggung jawab untuk menjamin operasi
secara bersamaan terhadap basis data
sehingga berjalan tanpa ada masalah antara yang satu dengan yang lain.
7. Recovery Manager
Modul ini menjamin basis data tetap konsisten walaupun
terjadi kerusakan.
8. Buffer Manager
Modul ini bertanggung jawab terhadap pemindahan data antara
main memory dan secondary storage, seperti disk dan tape.
- Teleprocessing
Arsitektur
tradisional untuk sistem multi user adalah teleprocessing, dimana satu komputer
dengan sebuah CPU dan sejumlah terminal.
- File-Server
Proses didistribusikan ke dalam jaringan sejenis LAN
(Local Area Network). File server mengendalikan file yang diperlukan oleh
aplikasi dan DBMS. Meskipun aplikasi dan DBMS dijalankan pada masing-masing
workstation tetapi tetap meminta file dari file server jika diperlukan.
Kerugian arsitektur file-server adalah :
- Terdapat lalulintas jaringan yang besar.
- Masing-masing workstation membutuhkan copy DBMS .
- Kontrol terhadap concurrency, recovery dan integrity menjadi lebih kompleks karena sejumlah DBMS mengakses file secara bersamaan .
- Client Server
Untuk mengatasi kelemahan arsitektur-arsitektur di
atas maka dikembangkan arsitektur client-server. Client-server menunjukkan cara
komponen software berinteraksi dalam bentuk sistem.
Sesuai dengan
namanya, ada sebuah pemroses client yang membutuhkan sumber dan sebuah server
yang menyediakan sumbernya. Tidak ada kebutuhan client dan server yang harus
diletakkan pada mesin yang sama. Secara ringkas, umumnya server diletakkan pada
satu sisi dalam LAN dan client pada sisi yang lain.
Ada beberapa keuntungan jenis arsitektur ini adalah :
- Memungkinkan akses basis data yang besar
- Menaikkan kinerja
- Jika client dan server diletakkan pada komputer yang berbeda kemudian CPU yang berbeda dapat memproses aplikasi secara paralel. Hal ini mempermudah merubah mesin server jika hanya memproses basis data.
- Biaya untuk hardware dapat dikurangi
- Hanya server yang membutuhkan storage dan kekuatan proses yang cukup untuk menyimpan dan mengatur basis data
- Biaya komunikasi berkurang
- Aplikasi menyelesaikan bagian operasi pada client dan mengirimkan hanya bagian yang dibutuhkan untuk akses basis data melewati jaringan, menghasilkan data yang sedikit yang akan dikirim melewati jaringan
- Meningkatkan kekonsistenan
- Server dapat menangani pemeriksaan integrity sehingga batasan perlu didefinisikan dan validasi hanya di satu tempat, aplikasi program mengerjakan pemeriksaan sendiri
- Map ke arsitektur open-system dengan sangat alami
Salah satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan
fasilitas/antarmuka (interface) kepada user.untuk itu system tersebut
akan menyembunyikan detail tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara,
sehingga data yang terlihatoleh user sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan
secara fisik.
Abstraksi data merupakan tingkatan-tingkatan pengguna
dalam memandang bagaimana sebenarnya data diolah dalam sebuah sistem database
sehingga menyerupai kondisi yang sebenarnya dihadapi oleh pengguna
sehari-hari.Sebuah DBMS seringkali menyembunyikan detail tentang bagaimana
sebuah data disimpan dan dipelihara (diolah) dalam sebuah sistem database,
dengan tujuan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan DBMS tersebut. Karena
itu seringkali data yang terlihat oleh pemakai sebelumnya berbeda dengan yang
tersimpan secara fisik.
Data dictionary
adalah tempat penyimpanan informasi yang menggambarkan data dalam basis data.
Data dictionary biasa disebut juga dengan metadata atau data mengenai data.
Modul pengontrol otorisasi menggunakan data dictionary untuk memeriksa apakah
seorang pemakai perlu mempunyai wewenang.
Untuk mengerjakan pemeriksaan tersebut data dictionary menyimpan :
• Nama-nama pemakai yang mempunyai wewenang untuk menggunakan
DBMS
• Nama-nama data
item yang ada dalam basis data
• Data item yang
dapat diakses oleh pemakai dan jenis akses yang diijinkan, misalnya: insert, update, delete
atau read
Sedangkan untuk memeriksa integritas data, data
dictionary menyimpan :
• Nama-nama data
item dalam basis data
• Jenis dan ukuran
data item
• Batasan untuk
masing-masing data item
Sistem data dictionary dapat dibedakan atas sistem
aktif dan pasif. Sistem aktif selalu konsisten dengan struktur basis data
karena secara otomatis dikerjakan oleh sistem. Sebaliknya, sistem pasif tidak
konsisten terhadap perubahan basis data yang dilakukan oleh pemakai.
Keuntungan Perangkat Lunak Basis Data
Keuntungan mengelola dokumen
dengan perangkat lunak basis data, yaitu:
- Integrasi
Dengan perangkat lunak basis data,
data tidak disimpan di dokumen yang berbeda. Istilahnya, terintegrasi.
Sehingga, alamat anda hanya perlu dicatat satu kali, dan semua kantor
administrasi bisa mengakses informasi yang sama.
- Integritas Data Meningkat
Integritas data berarti data itu
akurat, konsisten, dan terbaru. Dalam perangkat lunak basis data, berkurangnya
pengulangan data berarti meningkatkan kesempatan integritas data karena semua
perubahan hanya dilakukan di satu tempat. Selain itu, banyak perangkat lunak
basis data menyediakan sistem cek bawaan yang membantu memastikan akurasi data
yang dimasukkan. Ungkapan "garbage in, garbage out" (disingkat GIGO)
menunjukkan bahwa sebuah basis data dengan data yang tidak benar tidak akan
bisa menghasilkan informasi yang benar.
- Keamanan Data Meningkat
Meskipun berbagai departemen bisa
berbagi pakai data, namun akses ke informasi bisa dibatasi hanya untuk pengguna
tertentu. Hanya dengan menggunakan password maka informasi finansial, medis,
dan nilai mahasiswa dalam basis data sebuah universitas tersedia hanya bagi
mereka yang memiliki hak untuk mengetahuinya.
- Kemudahan Memelihara Data
Perangkat lunak basis data
menawarkan prosedur standar untuk menambahkan, mengedit, dan menghapus rekaman,
juga untuk memvalidasi pemeriksaan untuk memastikan bahwa data yang tepat sudah
dimasukkan dengan benar dan lengkap ke dalam masing-masing jenis field.
Pelayanan backup data membantu memastikan tersedianya data jika terjadi
kegagalan sistem primer.
KESIMPULAN
Basis
data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras,
serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data
meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau
informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang
penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan
informasi pada para pengguna atau user.
• Penyusunan basis data meliputi proses
memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan
perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS).
Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk
mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update)
data, serta pembuatan report data.
Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan
tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi
mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil
dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang
struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang
masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi
penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang
terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas,
organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data
dengan menggunakan basis data adalah :
- Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.
- Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.
- Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
- Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
Daftar Pustaka
Connoly, Thomas; Begg, Carolyn; Strachan, Anne; Database Systems :
A Practical Approach to Design, Implementation and Management, 3rd
edition, Addison Wesley, 2001.
Korth, H.; Database System Concept, 4th edition, Mc Graw
Hill, New York, 1991.
http://fardian.mhs.uksw.edu/2013/01/pengertian-sistem-basis-data-database.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak_basis_data
Langganan:
Postingan (Atom)






